Indonesia Kubur Mimpi Tampil di Piala Asia U-23 2018

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di ajang Piala Asia U-23 di Tiongkok pada tahun 2018 mendatang harus pupus. Hal itu menyusul hasil imbang yang didapat pada pertandingan terakhir fase grup H kontra tim tuan rumah Thailand. Kedua tim hanya bisa berbagi hasil imbang 0-0 di National Stadium, Bangkok, Minggu (23/7/2017) malam WIB.
Dengan hanya mendapat tambahan satu poin, Hansamu Yama Pranata dkk. pun harus puas duduk di posisi ketiga klasemen akhir grup H. Indonesia mengumpulkan empat angka, hasil dari satu kali menang dan satu hasil imbang.
Malaysia dipastikan lolos setelah duduk di posisi puncak klasemen dengan meraih dua kemenangan dan satu kali kalah. Sementara itu Thailand, yang berada di peringkat kedua, masih harus menunggu hasil pertandingan di grup lain untuk menjadi salah satu dari lima runner-up grup terbaik yang lolos ke putaran final.
Dalam pertandingan Minggu malam, Luis Milla melakukan tiga perubahan di susunan pemainnya. Masih menggunakan formasi 4-3-3, namun kali ini Milla terlebih dahulu memainkan Yabes Roni, Febri Hariyadi dan Ricky Fajrin. Yabis diplot sebagai penyerang tengah, ditemani oleh dua pemain sayap, Febri dan Septian David Maulana.
Anak-anak Garuda Muda pun tampil terbuka sejak awal demi meraih hasil penuh. Namun saat pertandingan baru berjalan lima menit, hujan deras mengguyur National Stadium. Lapangan pun mulai tergenang air dan membuat kedua tim sama-sama kesulitan mengembangkan permainan. Drainase stadion yang buruk membuat air cukup lama tergenang, terutama sepanjang babak pertama.
Tidak ada peluang emas yang diciptakan kedua tim, akibat aliran bola yang sering tersendat. Indonesia dan Thailand juga lebih banyak melepas umpan panjang dan membuang bola dari pertahanan mereka. Alhasil, skor 0-0 tidak berubah di babak pertama.
Di babak kedua, hujan mulai reda dan genangan air mulai berkurang. Perlahan tapi pasti kedua tim mulai bisa mengembangkan permainan. Walau di bagian tengah lapangan dan di depan area kotak penalti genangan air masih sangat mengganggu. Akan tetapi Indonesia tampil cukup agresif dan membuat beberapa peluang bagus.
Di menit 52, Marinus Manewar dimasukkan Milla untuk menambah daya gedor. Strategi itu pun terukti jitu. Timnas Indonesia tampil lebih mendominasi. Salah satu peluang meas yang tercipta adalah di menit ke-62, ketika Osvaldo Hayy melepas tendangan dari dalam kotak penalti. Sayangnya, bola masih melebar dari gawang Thailand.
Di sisi lain, Tim Gajah Putih juga tampil tanpa kenal lelah. Meski kesulitan bermain di lapangan yang menggenang, namun mereka juga beberapa kali merepotkan pertahanan Indonesia yang digalang Hansamu Yama. Penyerang mereka, Chenrop Samphaodi beberapa kali mengancam, walau sama sekali tidak membuahkan hasil.
Tidak ada tambahan waktu yang signifikan dari ofisial pertandingan. Kedua tim pun harus rela saling berbagi angka dengan skor akhir 0-0.

Tinggalkan Balasan