Emmanuel Petit: Tidak Seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Bukan Pemimpin!

Lionel Messi
Petit tidak melihat adanya jiwa pemimpin dalam diri Messi seperti yang ditunjukkan Ronaldo bersama timnya.
Mantan pemain Barcelona Emmanuel Petit menyebut Lionel Messi tidak mempunyai jiwa pemimpin seperti Cristiano Ronaldo.
Messi kesulitan untuk memberikan pengaruhnya sebagai kapten Argentina sejauh ini di Piala Dunia 2018, dengan negaranya kini berada di ujung tanduk dan menyusul kekalahan 3-0 dari Kroasia pada hari Jumat (22/6) kemarin.
Kebalikan dengan Messi, Ronaldo justru sanggup memikul timnya di timnas Portugal melalui Hat-trick dalam hasil imbang 3-3 dengan melawan Spanyol di laga perdana, sebelumnya juga mencetak gol tunggal dalam laga kemenangan atas Maroko.
Petit mengatakan:” Messi bukanlah pemimpin. Dia tidak seperti Ronaldo. Messi merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, namun dia perlu menunjukkan mentalitas tersebut,” Ungkapnya kepada Paddy Power.
“Dia perlu bangun ketika sesuatunya berjalan baik dengan Barcelona Messi adalah pemain luar biasa.
“Kita pernah melihat pada Liga Champions. Ketika sesuatunya tidak berjalan dengan baik dia menghilang di lapangan.
” Dia tidak ada disana lagi. Dia tidak berlari tetapi dia hanya berjalan. Dia tidak khawatir tentang bola sama sekali.”
Argentina saat ini berada di urutan terbawah Grup D dengan satu laga tersisa, Petit menilai tidak akan mampu melenggang ke fase knock out.
“Tim tersebut begitu buruk, tidak ada percaya diri, tidak ada kepercayaan sat sama lain,” Lanjut Petit. “Dengan melihat itu saya tidak yakin Argentina dapat lolos dengan mudah.
“Ini akan menyedihkan apabila kita melihat mereka lolos, karena melawan Islandia saja mereka bermain dengan sangat buruk, tanpa inspirasi dan tidak ada sama sekali.
“Manajer Sampaoli melakukan banyak kesalahan pada awal turnamen dalam pemilihan tim, melakukan pergantian pemain, dan semuanya.
“Jika kalian ingat ada begitu banyak tim Argentina dengan skuat hebatnya dimasa lalu, namun tim ini jauh dari itu. Mereka sangat buruk.”